3 Cara Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun Ini
Bisa melalui SNMPTN, SBMPTN, atau Ujian Mandiri.
Sabtu, 11
Mei 2013 | 15:14 WIB
Oleh : Muhammad
Chandrataruna, Taufik Rahadian

Seorang
siswi sedang menjalani Ujian Nasional (UN) 2013. (Foto ilustrasi) (VIVAnews/Anhar
Rizki Affandi)
VIVAnews - Pada seleksi mahasiswa baru
tahun ini, terdapat tiga sistem seleksi untuk bisa masuk ke perguruan tinggi
negeri. Antara lain, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN),
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), serta Ujian Mandiri.
"Bedanya, ujian tertulis tahun lalu namanya SNMPTN jalur tulis, sekarang namanya SBMTN," Ujar Ketua Panitia SBMPTN, Akhmaloka, di Jakarta, Sabtu 11 Mei 2013.
Akhmaloka mengungkapkan, SNMPTN adalah cara menyeleksi calon mahasiswa dengan jalur undangan berdasarkan prestasi yang bersangkutan selama di SMA.
"SBMPTN, pada dasarnya adalah tes tertulis. Ini masih satu panitia dengan SMNPTN," ujarnya. Sedangkan, mengenai ujian mandiri, Akhmaloka menyebutkan, itu diatur oleh masing-masing perguruan tinggi.
Saintek, Soshum, dan Campuran
Perubahan juga terjadi pada penamaan program studi. Jika tahun lalu masih dikenal program studi IPA, IPS dan IPC, maka dalam SBMPTN tahun ini terdapat pilhan Saintek (sains dan teknologi), Soshum (sosial dan humaniora) dan Campuran.
Tidak hanya itu, biaya yang dikenakan pun menggalami kenaikan. Biaya seleksi, tahun lalu untuk IPA dan IPS adalah Rp150 ribu dengan dua pilihan, serta Rp175 ribu untuk IPC dengan tiga pilihan.
"Tahun ini, semua naik 25 ribu rupiah. Saintek atau Soshum jadi 175 ribu rupiah, sedangkan campuran 200 ribu rupiah. Kalau dulu, ketika memilih IPA atau IPS hanya boleh dua bidang studi, sekarang Saintek atau Soshum boleh tiga bidang studi," ungkap Akhmaloka.
Selain itu, peserta ujian SBMPTN yang diharuskan untuk mengikuti ujian keterampilan, maka akan dikenakan pula biaya tambahan. "Akan dikenai biaya 150 ribu rupiah per satu mata ujian," sambung Akhmaloka.
Pendaftaran SBMPTN dimulai dari tanggal 13 Mei 2013 di website resmi SBMPTN. Ditutup tanggal 7 Juni 2013 pukul 22.00 WIB.
Untuk pelaksanaannya ujian tertulisnya sendiri akan berlangsung pada 18-19 Juni 2013 dan untuk ujian keterampilannya pada tanggal 20 dan/atau 21 Juni 2013.
"Kalo ditanya persiapan sudah sejauh mana, kami sudah siapkan semuanya," ujar Akhmaloka. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak untuk kelancaran dari sejak hari pertama pendaftaran.
"Kami sudah koordinasi dengan bank mitra kami, kita sudah koordinasi dengan mitra IT kita dengan baik. Seluruh sistem IT nya juga sudah kami uji coba," sambungnya.
Mengenai soal ujian pun, Akhmaloka mengaku sudah mempersiapkannya sejak 3 bulan lalu dan sudah diuji coba. Dirinya tidak mau terjadi keterlambatan soal ujian seperti yang terjadi pada Ujian Nasional SMA beberapa waktu lalu.
"Kayak UN? Ndak, kami mestinya lebih baik. Itu semua sudah kami perhitungkan," sambungnya
"Bedanya, ujian tertulis tahun lalu namanya SNMPTN jalur tulis, sekarang namanya SBMTN," Ujar Ketua Panitia SBMPTN, Akhmaloka, di Jakarta, Sabtu 11 Mei 2013.
Akhmaloka mengungkapkan, SNMPTN adalah cara menyeleksi calon mahasiswa dengan jalur undangan berdasarkan prestasi yang bersangkutan selama di SMA.
"SBMPTN, pada dasarnya adalah tes tertulis. Ini masih satu panitia dengan SMNPTN," ujarnya. Sedangkan, mengenai ujian mandiri, Akhmaloka menyebutkan, itu diatur oleh masing-masing perguruan tinggi.
Saintek, Soshum, dan Campuran
Perubahan juga terjadi pada penamaan program studi. Jika tahun lalu masih dikenal program studi IPA, IPS dan IPC, maka dalam SBMPTN tahun ini terdapat pilhan Saintek (sains dan teknologi), Soshum (sosial dan humaniora) dan Campuran.
Tidak hanya itu, biaya yang dikenakan pun menggalami kenaikan. Biaya seleksi, tahun lalu untuk IPA dan IPS adalah Rp150 ribu dengan dua pilihan, serta Rp175 ribu untuk IPC dengan tiga pilihan.
"Tahun ini, semua naik 25 ribu rupiah. Saintek atau Soshum jadi 175 ribu rupiah, sedangkan campuran 200 ribu rupiah. Kalau dulu, ketika memilih IPA atau IPS hanya boleh dua bidang studi, sekarang Saintek atau Soshum boleh tiga bidang studi," ungkap Akhmaloka.
Selain itu, peserta ujian SBMPTN yang diharuskan untuk mengikuti ujian keterampilan, maka akan dikenakan pula biaya tambahan. "Akan dikenai biaya 150 ribu rupiah per satu mata ujian," sambung Akhmaloka.
Pendaftaran SBMPTN dimulai dari tanggal 13 Mei 2013 di website resmi SBMPTN. Ditutup tanggal 7 Juni 2013 pukul 22.00 WIB.
Untuk pelaksanaannya ujian tertulisnya sendiri akan berlangsung pada 18-19 Juni 2013 dan untuk ujian keterampilannya pada tanggal 20 dan/atau 21 Juni 2013.
"Kalo ditanya persiapan sudah sejauh mana, kami sudah siapkan semuanya," ujar Akhmaloka. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak untuk kelancaran dari sejak hari pertama pendaftaran.
"Kami sudah koordinasi dengan bank mitra kami, kita sudah koordinasi dengan mitra IT kita dengan baik. Seluruh sistem IT nya juga sudah kami uji coba," sambungnya.
Mengenai soal ujian pun, Akhmaloka mengaku sudah mempersiapkannya sejak 3 bulan lalu dan sudah diuji coba. Dirinya tidak mau terjadi keterlambatan soal ujian seperti yang terjadi pada Ujian Nasional SMA beberapa waktu lalu.
"Kayak UN? Ndak, kami mestinya lebih baik. Itu semua sudah kami perhitungkan," sambungnya
Seleksi Bersama Masuk
Perguruan Tinggi Negeri
Dari
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau disingkat SBMPTN merupakan seleksi
bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan perguruan
tinggi negeri menggunakan
pola ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah dilakukan menunjukkan
berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi calon mahasiswa, PTN, maupun bagi
kepentingan nasional. Bagi calon mahasiswa, Ujian Tertulis sangat menguntungkan
karena lebih efisien, murah, dan fleksibel. Hal ini dikarenakan adanya
mekanisme lintas wilayah.
Logo Resmi
SBMPTN
Daftar isi
- 1 Sejarah
- 2 Perguruan Tinggi Negeri Peserta SBMPTN
- 3 Tahun 2013
- 4 Referensi
- 5 Pranala luar
Sejarah
Berdasarkan
sejarahnya, awal mula penyelenggaraan SBMPTN ditelusuri dari penyelenggaraan SNMPTN melalui Ujian Tertulis (selanjutnya disebut SNMPTN
Tulis) yang diselenggarakan pada tahun 2008. Pada saat itu, SNMPTN
diselenggarakan oleh Dirjen Dikti Kemendikbud. Namun mulai tahun 2013, pola
penyenggaraan seleksi mahasiswa baru PTN melalui jalur ujian tulis diserahkan
kepada Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MPRI).
Berdasarkan
pengalaman yang sangat panjang dalam melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa
baru melalui ujian tertulis, maka pada tahun 2013, Majelis Rektor Perguruan
Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) tetap menyelenggarakan ujian tertulis sebagai
salah satu bentuk seleksi masuk PTN selain Seleksi Nasional Masuk Perguruan
Tinggi Negeri (SNMPTN). Seleksi yang mengedepankan asas kepercayaan dan
kebersamaan ini disebut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Ujian
tertulis menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga
memenuhi persyaratan validitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda yang
memadai. Soal ujian tertulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan umum
yang diduga menentukan keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi,
yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang
meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang saintek
dan/atau bidang social dan humaniora. Selain mengikuti ujian tertulis, peserta
yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti
ujian keterampilan.
Perguruan Tinggi Negeri Peserta SBMPTN
Jumlah PTN
yang tergabung ke dalam SBMPTN pertama kali pada tahun 2013 adalah sebanyak 62
PTN dan pada tahun 2015 diperkirakan bertambah menjadi 77 PTN. Hal tersebut
disebabkan oleh banyaknya perguruan tinggi baru yang dialihstatuskan dari
swasta ke negeri, perguruan tinggi negeri baru berdiri, ataupun perguruan
tinggi Islam yang sebelumnya berada di Kementerian Agama kemudian
pengelolaannya dilimpahkan kepada Kementerian Ristek dan Dikti.
|
No
|
Nama Perguruan Tinggi Negeri/ Badan Hukum
|
Singkatan
|
2013
|
2014
|
2015*
|
|
|
1
|
UNSYIAH
|
v
|
v
|
v
|
||
|
2
|
UNIMAL
|
v
|
v
|
v
|
||
|
3
|
UIN Aceh
|
x
|
x
|
v
|
||
|
4
|
UTU
|
x
|
x
|
**
|
||
|
5
|
UNSAM
|
x
|
x
|
**
|
||
|
6
|
USU
|
v
|
v
|
v
|
||
|
7
|
UNIMED
|
v
|
v
|
v
|
||
|
8
|
UNRI
|
v
|
v
|
v
|
||
|
9
|
UIN Riau
|
v
|
v
|
v
|
||
|
10
|
UNAND
|
v
|
v
|
v
|
||
|
11
|
UNP
|
v
|
v
|
v
|
||
|
12
|
UNJA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
13
|
UNMRAH
|
v
|
v
|
v
|
||
|
14
|
UNIB
|
v
|
v
|
v
|
||
|
15
|
UNSRI
|
v
|
v
|
v
|
||
|
16
|
UIN Palembang
|
x
|
v
|
v
|
||
|
17
|
UNILA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
18
|
ITERA
|
x
|
x
|
v
|
||
|
19
|
UBB
|
v
|
v
|
v
|
||
|
20
|
UI
|
v
|
v
|
v
|
||
|
21
|
UNJ
|
v
|
v
|
v
|
||
|
22
|
UIN Jakarta
|
v
|
v
|
v
|
||
|
23
|
UPN Veteran Jakarta
|
x
|
x
|
**
|
||
|
24
|
UNTIRTA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
25
|
IPB
|
v
|
v
|
v
|
||
|
26
|
UNPAD
|
v
|
v
|
v
|
||
|
27
|
UPI
|
v
|
v
|
v
|
||
|
28
|
ITB
|
v
|
v
|
v
|
||
|
29
|
UIN Bandung
|
v
|
v
|
v
|
||
|
30
|
UNSIKA
|
x
|
x
|
**
|
||
|
31
|
UNSIL
|
x
|
x
|
**
|
||
|
32
|
UNDIP
|
v
|
v
|
v
|
||
|
33
|
UNNES
|
v
|
v
|
v
|
||
|
34
|
UIN Semarang
|
v
|
v
|
v
|
||
|
35
|
UNSOED
|
v
|
v
|
v
|
||
|
36
|
UNS
|
v
|
v
|
v
|
||
|
37
|
UNTIDAR
|
x
|
x
|
**
|
||
|
38
|
UGM
|
v
|
v
|
v
|
||
|
39
|
UNY
|
v
|
v
|
v
|
||
|
40
|
UIN Yogyakarta
|
v
|
v
|
v
|
||
|
41
|
UPN Veteran Yogyakarta
|
x
|
x
|
**
|
||
|
42
|
UNAIR
|
v
|
v
|
v
|
||
|
43
|
ITS
|
v
|
v
|
v
|
||
|
44
|
UNESA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
45
|
UIN Surabaya
|
v
|
v
|
v
|
||
|
46
|
UTM
|
v
|
v
|
v
|
||
|
47
|
UB
|
v
|
v
|
v
|
||
|
48
|
UM
|
v
|
v
|
v
|
||
|
49
|
UIN Malang
|
v
|
v
|
v
|
||
|
50
|
UNEJ
|
v
|
v
|
v
|
||
|
51
|
UPN Veteran Jatim
|
x
|
x
|
**
|
||
|
52
|
UNUD
|
v
|
v
|
v
|
||
|
53
|
UNDIKSHA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
54
|
UNRAM
|
v
|
v
|
v
|
||
|
55
|
UNDANA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
56
|
UNIMOR
|
x
|
x
|
**
|
||
|
57
|
UNTAN
|
v
|
v
|
v
|
||
|
58
|
UPR
|
v
|
v
|
v
|
||
|
59
|
UNLAM
|
v
|
v
|
v
|
||
|
60
|
UNMUL
|
v
|
v
|
v
|
||
|
61
|
ITK
|
x
|
x
|
v
|
||
|
62
|
UBT
|
v
|
v
|
v
|
||
|
63
|
UNSRAT
|
v
|
v
|
v
|
||
|
64
|
UNIMA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
65
|
UNG
|
v
|
v
|
v
|
||
|
66
|
UNSULBAR
|
x
|
x
|
v
|
||
|
67
|
UNTAD
|
v
|
v
|
v
|
||
|
68
|
UNHALU
|
v
|
v
|
v
|
||
|
69
|
USN
|
x
|
x
|
**
|
||
|
70
|
UNHAS
|
v
|
v
|
v
|
||
|
71
|
UNM
|
v
|
v
|
v
|
||
|
72
|
UIN Makassar
|
v
|
v
|
v
|
||
|
73
|
UNKHAIR
|
v
|
v
|
v
|
||
|
74
|
UNPATTI
|
v
|
v
|
v
|
||
|
75
|
UNIPA
|
v
|
v
|
v
|
||
|
76
|
UNCEN
|
v
|
v
|
v
|
||
|
77
|
UNMUS
|
v
|
v
|
v
|
||
|
Total Perguruan Tinggi
|
62
|
63
|
77
|
|||
Keterangan:
v = PTN ikut serta dalam SBMPTN pada tahun tersebut; x = PTN belum ikut serta
dalam SBMPTN pada tahun tersebut; '*' = Perkiraan jumlah PTN yang ikut serta
SBMPTN pada tahun tersebut; '**' = Perkiraan PTN akan ikut serta dalam SBMPTN
pada tahun tersebut
Tahun 2013
Biaya pendaftaran
Biaya
seleksi dibayarkan ke Bank Mandiri. Jika dalam suatu daerah tidak ada kantor
pelayanan Bank Mandiri, maka biaya seleksi dapat
dibayarkan melalui Kantor pos setempat atau ATM Bersama. Biaya yang sudah dibayarkan tidak
dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.[1].
Tata cara pendaftaran
- Pendaftaran dilakukan secara online dengan datang ke Bank Mandiri untuk membayar, nanti akan diberikan KAP dan PIN untuk mengisi borang (formulir) pendaftaran, untuk siswa Bidik Misi dapat langsung menhubungi website bidik misi untuk mendapatkan PIN dan KAP, tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://ujian.sbmptn.or.id.
- Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.or.id mulai tanggal 30 April 2013.
- Pendaftaran online dimulai dari tanggal 13 Mei 2013 pukul 08.00 WIB s.d 7 Juni 2013 pukul 22.00 WIB.
- Bagi pendaftar yang ingin mendapatkan koneksi Internet untuk pendaftaran online dapat memanfaatkan akses Internet via hotspot (Indonesia wifi / @wifi.id) di Plasa Telkom.[2].
Jenis ujian
Ujian tertulis
- Tes Potensi Akademik (TPA).
- Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) terdiri atas kemampuan Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
- Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) terdiri atas kemampuan Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
- Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas kemampuan Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.[3].
Ujian keterampilan
- Ujian keterampilan diperuntukkan bagi peminat Program Studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan.
- Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni.
- Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas tes kesehatan dan kesegaran jasmani.
- Ujian Keterampilan dapat diikuti di PTN terdekat yang memiliki program studi yang dipilih. Daftar PTN penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.or.id.
Jadwal
- 13 Mei - 7 Juni 2013 : Pendaftaran SBMPTN 2013
- 18 Juni 2013 : Ujian Tertulis (TPA, dan TKD)
- 19 Juni 2013 : Ujian Tertulis (Tes Kemampuan IPA, dan/atau Tes Kemampuan IPS)
- 20 dan/atau 21 Juni 2013 : Ujian Keterampilan
- 12 Juli 2013 pukul 17.00 :Pengumuman Hasil Ujian[4].
Referensi
Pranala luar
·
SNMPTN 2015 dan cara pendaftaran SNMPTN Undangan
2015 - HAL-HAL YANG DIJADIKAN PENILAIAN SNMPTN UNDANGAN ada
beberapa hal yang dijadikan penilaian di SNMPTN Undangan.
·
Perlu dicatat bahwa: Penilaian adalah otoritas MASING-MASING KAMPUS dan penilaian secara rincinya tidak diumumkan. hanya garis-garis besarnya saja yang dipublish. berikut ini beberapa kriteria penilaian yang secara umum digunakan, jadi mungkin aja ga semuanya kriteria yang gue tulis ini diperhatikan, atau mungkin cuma beberapa aja.
Perlu dicatat bahwa: Penilaian adalah otoritas MASING-MASING KAMPUS dan penilaian secara rincinya tidak diumumkan. hanya garis-garis besarnya saja yang dipublish. berikut ini beberapa kriteria penilaian yang secara umum digunakan, jadi mungkin aja ga semuanya kriteria yang gue tulis ini diperhatikan, atau mungkin cuma beberapa aja.
·
·
1. Nilai Raport - secara keseluruhan Di SNMPTN undangan 2014,
nilai raport yg di UN kan yang dijadikan acuan pemeringkatan. untuk bandingin
si A dan B, maka secara umum, lihat nilai total .
·
·
2. Nilai per mata pelajaran - misalnya si A dan si B ambil
biologi di kampus yg sama. secara peringkat si A kalah, tp nilai biologi si A
lbh baik dari si B. maka si A tetep bs bersaing dgn B. Prefer yg mana? itu
keputusan masing2 kampus.
·
·
3. Konsistensi - Kalo tahun lalu, konsistensi menjadi syarat.
misal taun lalu, pd sekolah akreditasi A bisa ngirim 50% siswa terbaik dan
harus konsisten. Konsisten disini adalah yg ga pernah keluar rank 50% selama
semester 3-5. Jd tiap sekolah biasanya ga sampe ngirim 50%nya. itu aturan
konsisten oleh panitia snmptn. Kalo konsisten ketika penilaian oleh kampusnya,
itu beda2 dan g diketahui seberapa penting dan pengukurannya gimana. Menurut pengalaman,
ada juga yang semester 5 nilainya jatuh, diterima di FH UI. Jadi ukuran
konsistensi tergantung masing-masing kampus.
·
·
4. Prestasi di luar kelas - Kamu dapat melampirkan, maksimal
3, prestasi terbaikmu. Nanti piagam/sertifikat di scan trus upload ke panitia
ketika daftar.
·
·
5. Akreditasi/Prestasi Sekolah - Prestasi sekolah di ajang
kompetisi2 jg bisa menjadi pertimbangan. seperti sering menang olimpiade2 atau
lomba2 lain. otomatis alumni sekolah tersebut juga akan terangkat namanya.
·
Sistem seleksi nasional adalah seleksi yang dilakukan oleh
seluruh perguruan tinggi negeri yang diikuti oleh peserta dari seluruh
Indonesia dalam bentuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
SNMPTN 2014 merupakan satu-satunya pola seleksi nasional yang dilaksanakan oleh
Panitia Pelaksana SNMPTN 2014 yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal
Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diikuti oleh
seluruh Perguruan Tinggi Negeri dalam satu sistem yang terpadu.
·
KETENTUAN UMUM DAN PERSYARATAN
·
SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan
penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan
prestasi-prestasi lainnya.
Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak sekolah dan prestasi akademik siswanya.
Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.
Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak sekolah dan prestasi akademik siswanya.
Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.
·
·
TATA CARA MENGIKUTI SNMPTN
·
Pada dasarnya semua siswa kelas terakhir yang mengikuti UN
pada tahun 2014 berhak mengikuti SNMPTN. Untuk mengikuti SNMPTN, harus melalui
2 (dua) tahap yaitu pengisian PDSS dan pendaftaran.
Pengisian PDSS
Apakah PDDS itu?? PDSS adalah Singkatan dari Pangkalan Data Sekolah Dan Siswa. Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan untuk melakukan verifikasi.
Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
Bagi siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.
Pengisian PDSS
Apakah PDDS itu?? PDSS adalah Singkatan dari Pangkalan Data Sekolah Dan Siswa. Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan untuk melakukan verifikasi.
Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
Bagi siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.
·
Pendaftaran SNMPTN Undangan 2014
·
Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password, yang diberikan
oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman
SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan. Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
Kepala Sekolah harus memberi rekomendasi kepada siswa yang sudah mendaftar SNMPTN.
Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan. Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
Kepala Sekolah harus memberi rekomendasi kepada siswa yang sudah mendaftar SNMPTN.
Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
·
·
·
Ketentuan Khusus
·
Persyaratan Sekolah
·
·
Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN
adalah:
·
SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di
luar negeri.
·
Telah mengisi PDSS
·
Terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) 2014.
·
Persyaratan Siswa Pelamar
·
Pendaftaran
·
• Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir yang mengikuti UN pada
tahun 2014.
·
• Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar
pada PDSS.
·
• Memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah.
·
• Memiliki prestasi akademik di sekolah pada semua semester.
·

Tidak ada komentar:
Posting Komentar